nyoh... Ni postingan lama gw...,,wkkwkw,,
Saya akan bahagia jika melihat kamu bahagia meskipun kamu dengan orang lain”, hahaha itu suatu kata yang sangat dalam sekali artinya. Coba saya perjelas lagi dan yang bisa saya tangkap dari makna kata-kata itu adalah bahwa kita akan tetap tersenyum bahagia jika kita melihat orang yang kita begitu sayangi dan cintai sedang bahagia dalam kehidupan cinta nya bersama orang lain.
Mencoba renung-merenung saya coba berpikir tentang makna. Hemm …kta itu pasti begitu dalam pemaknanya. Tetapi stelah saya renungkan dan sekaligus saya pikirkan dan saya akhirnya mempersepsikan kalimat itu sebenarnya adalah kalimat yg sekiranya agak munafik, mengapa saya bilang demikian ???
Hahhahha…..sekarang saya coba ingin bertanya, apakah kamu bahagia melihat orang yang kamu cintai bersama orang lain ??? yakin kamu bisa bahagia ?? (sya harap ketika anda menjwabnya anda harus berpikir kepada realitas perasaan yang anda rasakan)
Kita pasti sudah tahu akan jawabanya,, mungkin atas dasar itu saya mengatakan “kalimat itu” cenderung munafik. Apa bener kita bisa bahagia melihat orang yang kita cintai dan ingin miliki sedang berduaan dengan orang lain ?. bukan saya pesimis terhadap makna kesetiaan cinta yang biasa di buai-buaikan oleh para penyair …hanya saja itu (sekali lagi menurut saia) jarang sekali terjadi di zaman seperti ini kalaupun ada perbandingan kecil sekali.
Seberapapun kita mencoba bahagia tetap saja ada rasa sesak di hati kita jika melihat orang yang kita cintai sedang bersama orang lain. PADAHAL kenyataan ini kontras sekali dengan banyak pujangga-pujangga yang mengatakan bahwa “Saya akan bahagia jika melihat kamu bahagia meskipun kamu dengan orang lain”. Lalu bagaiman menurut anda?? Anda memilih setuju yang mana?
(disini saya bingung mau menulis apa lagi, bukanya juga saya tidak bisa mengambil sikap tentang “kalimat” yang rancu dengan kenyataan hidup itu. Hanya saja saya sekarang coba berhati-hati jika ingin melontarkan kata-kata tersebut)
tapi yang jelas :
Membahas cinta memang tidak akan pernah ada habisnya: pujangga A,Pujangga B, kenyataan A, Kenyataan B, Semuanya memiliki makna persepsi sendiri dalam menyikapi cinta.
(hahaha, mohon mav note ini sudah begitu carut marut alurnya dan cukup liar sekali ,,saya mencoba menulis dengan menuangkan unek-unek saya dalam note ini, dan saya yakin pembaca juga mempunyai bahasa sendiri akan makna cinta yg sebagai mana mestinya) THANKS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar